google.com, pub-9317516404054646, DIRECT, f08c47fec0942fa0 Tahapan Hidup Baru - Renungan Harian
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tahapan Hidup Baru

Lukas 19:1-10

Yesus masuk ke kota Yerikho dan berjalan terus melintasi kota itu. Di situ ada seorang bernama Zakheus, kepala pemungut cukai, dan ia seorang yang kaya. Ia berusaha untuk melihat orang apakah Yesus itu, tetapi ia tidak berhasil karena orang banyak, sebab badannya pendek. Maka berlarilah ia mendahului orang banyak, lalu memanjat pohon ara untuk melihat Yesus, yang akan lewat di situ. Ketika Yesus sampai ke tempat itu, Ia melihat ke atas dan berkata: "Zakheus, segeralah turun, sebab hari ini Aku harus menumpang di rumahmu." Lalu Zakheus segera turun dan menerima Yesus dengan sukacita. Tetapi semua orang yang melihat hal itu bersungut-sungut, katanya: "Ia menumpang di rumah orang berdosa." Tetapi Zakheus berdiri dan berkata kepada Tuhan: "Tuhan, setengah dari milikku akan kuberikan kepada orang miskin dan sekiranya ada sesuatu yang kuperas dari seseorang akan kukembalikan empat kali lipat." Kata Yesus kepadanya: "Hari ini telah terjadi keselamatan kepada rumah ini, karena orang inipun anak Abraham. Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang."

    Tingkat kehidupan seseorang akan menentukan masa depan ke percayaannya serta pemahamannya tentang Tuhan. Ini yang sering dianggap enteng oleh setiap kita sehingga dengan tidak sadarnya kita bahwa waktu itu sudah berlalu dan sangat cepat sekali akhirnya tidak ada kesempatan lagi untuk melihat atau merasakan jenjang kehidupan rohani kita selam ini. Mari buka Alkitab kita sekarang dan merenungkan Injil yang sudah ditulis oleh dokter Lukas sebagai hamba Tuhan yang sudah di ilhami oleh Roh Kudus untuk menerangkan saat ini kepada kita lewat tulisannya dalam injil.

Pasal 19 ini menceritakan kepada kita bagaimana tahapan kehidupan seorang pemungut cukai ini yang bernama Zakheus untuk melihat Kristus. Setelah kita membaca pasal ini dengan ayat perayat maka ada jenjang hidup baru yang diajarkan oleh Firman Tuhan kepada setiap kita yang sudah membacanya.

Apa saja tahapan hidup baru?

Memiliki kerinduan besar kepada Kristus ( ayat. 3-4 ).

               Menjalani hidup tanpa mempunyai kerinduan untuk hidup maka tidak akan hidup. Mengapa ada beberapa orang bunuh diri karena sudah tidak ada kerinduan untuk hidup lagi dan baginya hidup tiada arti. Bagaimana dengan orang percaya jika ingin memiliki kehidupan yang baru, harus memiliki kerinduan yang sangat besar mendekatkan diri kepada pemilik kehidupan itu yaitu Kristus sendiri. Sebagaimana telah dikonfirmasi didalam surat 2 Korintus 5:17:

“Jadi siapa yang ada didalam Kristus, ia adalah ciptaan yang baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang”.

Artinya saya dan anda harus memiliki kerinduan yang sangat dalam untuk membangun hubungan intim denga-Nya secara permanen.

 

Menerima Kristus dalam Hidupnya ( ayat. 5-6 ).

    Banyak orang merasa dirinya sudah dekat dengan Allah namun dari segi perbuatan dan karakternya tidak serupa/segambar dengan karakter Kristus. Sebagai murid yang setia dan taat pasti memiliki karakter yang sama dengan gurunya begitu pula dengan kita sebagai orang percaya didalam Yesus harus memiliki karakter yang sama dengan Kristus sebagai Sang Agung kita selamanya yang mampu menolong dan memberikan kekuatan kepada setiap kita.

Dalam hal ini kita harus memahami bahwa orang yang sudah percaya kepada Kristus pasti terlebih dulu menerima Dia sebagai Tuhan dan Juruselamat kita sampai selamanya. Bukan hanya sekedar mengakui dan diakui oleh dunia secara identitas saja (kristen ktp), tetapi benar-benar dari lubuk hati kita mengalami dan mempercayai bahwa hanya di dalam Kristus ada keselamatan yang hakiki dan tidak bisa digantikan oleh apapun dalam dunia ini. 

Injil Yohanes 3:16 

"Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang Tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal”.

Untuk itu bagi kamu yang belum menerima Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat dan penebus dosa maka inilah waktunya bagi kamu untuk menerima dan membangun hubungan baik dengan-Nya. Bagi kita yang sudah menerima-Nya mari kita terus bertumbuh dan berakar didalam Dia serta menjadi saksi Kristus dimanapun berada. 

Meninggalkan Kehidupan yang lama ( ayat. 8 ).

    Kehidupan lama mempunyai cerita tersendiri dan apa bila tidak ditinggalkan maka dia akan membawamu menuju kebinasaan dan maut. Jika kita membaca dan merenungkan kembali kisah kisah kehidupan pemungut cukai yang bernama Zakheus meninggalkan kehidupan lamanya dan mengikut Kristus. Maka hal ini juga akan menyadarkan anda bahwa ternyata kalau yang duhulu dunia memberi keuntungan bagi anda secara duniawi, namun secara mata rohani untuk menuju kehidupan yang kekal tidak memberikan keuntungan apa-apa bagi anda selain menghadirkan kerugian yang hakiki. Untuk itu saat ini anda harus meninggalkan kehidupan yang lama/buruk itu sebab tidak memberikan keuntungan bagi kehidupan kekal, sebaliknya mari kejarlah kehidupan yang baru didalam Kristus dna engkau akan mendapatkan janji Allah bahwa dia akan memberikan kehidupan kekal sampai selamanya asalkan anda sungguh-sungguh memikul slaib dan memngikut Dia. Tuhan Yesus Memberkati kita semua.